Kinerja Pasar Saham Diproyeksi Makin Superior pada Akhir 2021

Kinerja Pasar Saham Diproyeksi Makin Superior Pada Akhir 2021

Kinerja Pasar Saham Diproyeksi Makin Superior pada Akhir 2021 – Kinerja pasar saham dunia diproyeksi makin lama superior pada akhir th. 2021 usai lewat fase reflasi di awal th. ini. Chief Economist and Investment Strategist Manulife Investment Management (MAMI) Katarina Setiawan mengatakan, moncernya pasar saham terjadi pada fase goldilocks. Dalam fase itu, perkembangan ekonomi dunia bakal lebih tinggi dari fase reflasi, judibolalive99 di sedang inflasi yang selalu rendah. Kebijakan moneter netral bakal jadi gabungan yang benar-benar ideal untuk pasar finansial. “Tahun 2021 mendekati akhir diperkirakan ekonomi global bertahap menuju goldilocks. Kinerja pasar saham superior dan pasar negara berkembang bakal tertopang,” kata Katarina didalam paparan Market Outlook 2021 secara virtual, Kamis (14/1/2021).

Kinerja Pasar Saham Diproyeksi Makin Superior pada Akhir 2021

Kinerja Pasar Saham Diproyeksi Makin Superior pada Akhir 2021

agentura-prace.com – Secara historis, pasar saham negara berkembang diuntungkan oleh fase goldilocks. Pada fase goldilocks, indeks S&P500 diproyeksi bakal naik 17 persen, selagi indeks saham di emerging market (MSCI EM) diproyeksi naik lebih tinggi sebesar 39 persen. Adapun selagi ini, dunia sedang memasuki fase reflasi. Hal ini ditandai bersama dengan perkembangan ekonomi dan inflasi yang meningkat, namun selalu terkendali. “Kita masuk fase reflasi ditandai bersama dengan perkembangan yang meningkat didalam satu perkembangan kuartalan membaik. Kuartal III di AS tumbuh 30 % (quarter to quarter/QtQ), begitupun China. Sudah mampu dikatakan bagian awal reflasi,” ungkapnya. Dalam fase reflasi, kinerja pasar saham cenderung stabil sebab melemahnya indeks dollar AS. Di fase ini, S&P500 naik 25 % selagi MSCI EM naik 38,5 persen. Menurut knowledge historis, kinerja dollar AS selalu capai titik terlemah didalam fase reflasi. “Ini adalah knowledge yang dikumpulkan menurut historical data. Tahun 2021 di mana memasuki fase reflasi maka pasar saham negara berkembang membuktikan kinerja yang jauh lebih baik dari th. 2020,” pungkasnya. Sedangkan pada th. 2020, dunia berada pada fase stagnasi. Fase stagnasi ditandai bersama dengan perkembangan ekonomi dan inflasi yang menurun, dan juga arah kebijakan dovish. Dalam fase stagnasi, kinerja saham relatif lemah dan rendah meskipun sedikit demi sedikit ulang positif. Dalam fase ini, umumnya pasar saham di AS naik 5,3 % selagi emerging market -0,6 persen.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *