Fintek ALAMI akan Aktif Bangun Kolaborasi Tahun Depan

Fintek ALAMI akan Aktif Bangun Kolaborasi Tahun Depan – Fintek syariah ALAMI tetap aktif menjalin kolaborasi dan perbaikan proses sebagai ikhtiar perusahaan merealisasikan visi. CEO ALAMI, Dima Djani mengatakan di dalam hal kolaborasi, di penghujung tahun 2020 ini ALAMI juga tambah produktif menjalin kemitraan bersama dengan perusahaan jangkar.

Fintek ALAMI akan Aktif Bangun Kolaborasi Tahun Depan

fintek-alami-akan-aktif-bangun-kolaborasi-tahun-depan

Seperti diantaranya BPJS Kesehatan dan e-Fishery. Mitra ALAMI akan menopang mengkonfirmasi data dan menyambungkan proses back-end lewat integrasi API. ALAMI juga sudah terintegrasi bersama dengan Pefindo Biro Kredit, Fintech Data Center (FDC), dan Pusat Data Fintech Lending (Pusdafil).

Dima menyatakan, sebagai platform penyedia teknologi, perusahaan wajib siap bersama dengan bentuk kemitraan menyeluruh juga menyediakan solusi teknologi bagi mitranya. Pihaknya menunjukkan akan terbuka bersama dengan berbagai kebutuhan infrastruktur penunjang kolaborasi, supaya ALAMI dapat menjadi partner yang dapat diandalkan dan berikan kegunaan bagi sesama teman bisnisnya.

Kami sering mendapatkan kenyataan bahwa kolaborasi dapat terhambat dikarenakan pihak mitra sering belum siap bekerja serupa bersama dengan perusahaan fintek,” katanya di dalam keterangan pers, Jumat (18/12).

Inilah mengapa, kemitraan ALAMI bersama dengan perusahaan-perusahaan jangkar seperti BPJS dan e-Fishery sudah dilengkapi bersama dengan tambahan solusi teknologi seperti integrasi sistem. Hal lain yang tidak kalah penting adalah kebolehan database penunjang untuk meyakinkan ALAMI berada di dalam radar tujuan pengguna.

Ini juga hars dapat secara live menambahkan informasi terakhir soal kinerja perusahaan. Beberapa tujuan kemitraan ALAMI di tahun 2021 pada lain diarahkan terhadap perusahaan startup (e-commerce, IOT), rumah sakit, dan perusahaan logistik.

“Selain itu, ALAMI juga berencana untuk membicarakan peluang sinergi bersama dengan institusi keuangan syariah perbankan seperti Bank Umum Syariah (BUS), Unit Usaha Syariah (UUS), dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS),” katanya.

ALAMI juga tetap berbenah berasal dari sisi perluasan akses pendana ke proyek-proyek terbarunya. Sejak berdiri tahun 2019, ALAMI miliki pendana berasal dari institusi seperti Bank Syariah Mandiri dan perusahaan multifinance.

Kerja serupa bersama dengan institusi perbankan juga merupakan bentuk kontribusi ALAMI untuk terlibat di dalam realisasi penyaluran dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Selain Bank Syariah Mandiri, ALAMI kini tengah berdiskusi bersama dengan lebih dari satu bank syariah lain untuk skema channeling dana PEN.

Kendati pendana institusi tetap mendominasi, ALAMI juga mematok tujuan untuk tingkatkan pendana ritel di ALAMI fungsi memelihara keseimbangan di sisi diversifikasi dan biaya of fund. Salah satunya adalah bersama dengan meluncurkan aplikasi ALAMI.

Sebagai lanjutan berasal dari versi website, terhadap bulan Oktober 2020, perusahaan formal meluncurkan aplikasi yang dapat dibuka oleh gawai berbasis Android. Adapun untuk proses operasi IOS, insyaAllah akan diluncurkan di kuartal satu tahun 2021.

“Harapannya, kami dapat mendapat banyak pendana ritel aktif lewat aplikasi di smartphone,” katanya.

Pada bulan Oktober, pendaftar di aplikasi Android kami sudah menggapai empat ribu akun. Jumlah ini naik empat kali lipat dibanding terhadap platform pada mulanya yang menggapai angka seribuan akun setiap bulannya.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *